Thursday, January 30, 2014

Bubur Ayam Abang Pengkolan

IDFB Challenge #14   kali ini bertema Beras.


Sudah beberapa kali saya berminat untuk ikutan challenge di IDFB ini, tapi selalu saja terlewatkan oleh kesibukan saya sebagai ibu dengan dua bocah yang sedang aktif beraktifitas. Selalu terlewat oleh deadline. Inipun sepertinya hari terakhir untuk setor. mudah2an masih bisa ikutan. 
Berhubung semuanya tentang beras, saya jadi ingat akan eksperiment saya membuat bubur ayam. Nasib hidup di luar negri yang paling nyebelin adalah ketika kita pengen makan makanan kesukaan kita tapi tidak bisa di dapat dgn cara yg mudah. Satu2nya cara adalah kita harus membuat sendiri ( yg biasanya, kalo di Jakarta, kalau mau makanan apa saja, cukup dengan sms, keinginan kita bisa datang, diantar pula! what a spoil life ). Anyway, saya selalu suka makanan yang satu ini. Semasa remaja dan ketika saya masih tinggal di Jakarta, setiap pagi sarapan saya  selalu makanan yang satu ini. BUBUR AYAM ABANG PENGKOLAN. Jangan tanya kenapa namanya seperti itu. Mungkin karena si abang ini selalu mangkal di pojok  gang pengkolan yg sering di lalui banyak orang. Bubur ayam ini  banyak di isi  dgn berbagai macam tambahan. Ada sate usus, sate telur puyuh dan sate rempela. Pokoknya setiap pagi saya selalu menantikan  si mbok kembali dari membeli bubur ayam ini untuk sarapanku sebelum berangkat sekolah. Berdasarkan memory akan nikmatnya bubur ini, saya mencoba untuk membuatnya sendiri. Setelah beberapa kali trial n eror membuatnya, akhirnya saya menemukan rasa yang tepat.

Penasaran dengan rasa bubur Ayam abang pengkolan yang  lezat seperti kenangan masa kecil saya dulu? mari kita uji coba di dapur masing2... :)
 
BUBUR AYAM Abang Pengkolan



BUBUR

Bahan :

1 piring nasi dari beras pure green yg sudah masak
1 fillet daging ayam dada atas

3 cm jahe  ( iris tipis2 )
2 pcs bawang merah
2 pcs bawang putih
1 genggam daun ketumbar
1 sdm kaldu padat
2 gelas air 
1 ltr Air untuk rebusan nasi

1/2 sdt garam
1/2 sdt lada
3 sdm Seledri yang sudah di iris tipis
Daun bawang ( iris tipis ) 




Cara Membuat  :

- Dengan menggunakan Panci kecil : Rebus daging dada ayam  dengan irisan  jahe, bawang merah + bawang putih , kaldu padat dengan satu gelas air ,hingga daging mulai empuk dan mengeluarkan minyak di permukaan.
-Dalam panci besar, rebus  nasi dgn satu liter air hingga 30 menit, masukkan daun ketumbar yg sudah di cuci, Aduk hingga rata.
Angkat daging ayam dari rebusan panci kecil.

- Kecilkan api dan masukkan air rebusan yg berisi kaldu ayam ( ayamnya di sisihkan untuk di suwir2 ).
 Aduk dengan sendok kayu hingga rata.

- Masak bubur hingga meletup-letup, angkat dari api dan sisihkan.





Ayam oseng Jamur Kecap

Bahan :

100 gr Ayam rebus ( di suwir2/ di iris halus/ di potong dadu )

2 sdm minyak goreng untuk menumis
200 gr jamur yg sudah di iris tipis (1 kaleng jamur iris )
4 siung bawang putih ( iris halus )
3 siung bawang merah ( iris halus )
Daun Bawang ( iris halus )
3 sdm Kecap manis
1 sdm saus tiram
3 lembar daun salam
1 cm lengkuas 
1 cm jahe ( iris halus )
garam dan gula pasir secukupnya





Cara Membuat :

- Panaskan minyak, tumis bumbu iris hingga layu. Tambahkan daging ayam yg sudah di iris halus, masukkan semua bahan dan tumis hingga harum.

- Masak hingga  bumbu meresap dan matang.

- Angkat dan sisihkan.




Penyelesaian Bubur Ayam  :

- Siapkan mangkok, isi dengan bubur ayam secukupnya.
- Taburkan ayam rebusan yg telah di suwir2 oseng jamur kecap di atasnya Optional)

- Beri taburan bawang goreng dan taburi dengan seledri , daun bawang yg di iris halus bila suka

- Siap dihidangkan.

2 comments:

Elsye Suranto said...

Wuiiiihhh mantapppp thanks Susy udah ikutan ♥

Susy Barrat said...

makasih juga Elsye , udah di bolehin ikutan :)

There was an error in this gadget