Sunday, September 19, 2010

Roti Manis

Bahan 
500 gr tepung terigu 
1 bungkus ragi 
½ bungkus pelembut roti, 
1 sdm susu bubuk, 
200 gr gula pasir,
50 gr margarin ( saya pakai Butter/mentega )
2 kuning telor 
275 cc. Air



 Cara Buat :
Campur tepung, ragi , pelembut roti, susu bubuk, gula + mentega/butter, aduk rata dgn mixer roti.
Setelah rata, masukkan kuning telur satu persatu sambil masukkan air sedikit demi sedikit , setelah kalis,tutup dgn kain lalu diam kan sekitar 30 menit atau lebih.
Setelah adonan mengembang 2x besar adonan awal, bagi menjadi 12 belas bagian. setiap bagian di ratakan ; siap isi dgn coklat atau keju ( sesuai dgn selera ).
Masukkan ke dalam oven dgn suhu 180C  selama beberapa menit, lalu  setengah matang keluarkan untuk di balur dgn kuning telur ; kemudian masukkan kembali hingga roti matang.



sumber resep bisa dilihat disini.. http://mmamir38.multiply.com/photos/album/116

Kota yang tidak di kenal dimata Indonesiaku

Kota yang tidak di kenal dimata Indonesiaku
"Toulouse? Dimana sih tinggalmu?? Dekat ya dengan Paris ?? kalau aku datang ke Paris, kita ketemuan yaaa " begitu selalu teman-teman atau saudara saudaraku bertanya. Capai rasanya untuk menjelaskan. 6 tahun sudah menetap di kota ini tapi belum pernah sekalipun menulis tentangnya. Mungkin karena saya selalu merasa bahwa kota ini termasuk dalam kota 4 besar di Perancis dan kota yang memproduksi pesawat berjenis Airbus, semua orang akan otomatis/ langsung mengetahuinya. Ternyata tidak semua orang. Well, sudah saatnya untuk bercerita.

Awal kaki menginjakkan di tanah Perancis adalah kota dramatik akan iklim daerahnya. Grenoble. Itulah kota persinggahan pertama kami. Karena letaknya yang berada di lembah pegunungan Alpen, kota ini akan sangat dingin di musim dingin dan di musim panas akan seperti berada di tempat panggangan. Kota ini tidak cocok untukku yang tidak tahan akan udara dingin menggigit. Kami hanya bertahan 8 bulan di kota ini.

Ketika kita memutuskan untuk menetap dan membeli atap untuk menetap di negara ini, kota Toulouse lah yang menjadi pilihan kami. Cuaca dan iklimnya hampir sama dengan California tempat kami tinggal sebelum hijrah ke sini. Di tambah dengan bonus salju sesekali. Kota yang dekat dengan laut dan gunung ( laut mediteranie dan laut Atlantique dan Pyrenee ). Tak terasa kini 6 tahun sudah kami menetap disini, menjalani hidup dan ritme kehidupan alam Perancis selatan yang hangat.

Anehnya, tetap saja aku masih merindukan San Francisco. Tempat aku bertemu cintaku dan segudang hal manis lainnya yang memperkaya pengalaman hidupku. Bagiku San Francisco merupakan kota cintaku. Dulu waktu masih mendekam di sana rasanya biasa-biasa saja. Sibuk dengan kegiatan bertemu sesama ibu muda lainnya, berjalan-jalan ketaman dengan bayi-bayi mungil masing-masing lalu sekali kali kumpul untuk curhat pengalaman sebagai new mom dan trik trik penting dalam mengatasi seribu macam hal yang berhubungan dengan bayi dan keluarga. Tidak lupa juga sesekali kami ibu & bayi pergi shopping ke pusat kota San Francisco. Terbayang dengan jelas betapa semaraknya bus yang penuh sesak dengan stroller dan celoteh bayi yang antusias. Sekarang setelah kutinggal malah jadi sering terbayang dan ngangenin semua kegiatan dan kebersamaan dengan teman-temanku. Rasanya seperti sedang jatuh cinta saja. Susah memang kalau sudah jatuh cinta.

Well, kini Toulouse adalah tempat tinggalku bersama suami dan dua buah hatiku. Toulouse adalah tempat suamiku memberikan nafkah kepada keluarga kecilnya. Toulouse adalah tempatku membesarkan kedua buah hatiku. Dan Toulouse adalah tempatku menemukan segudang hal baru yang memperkaya batin dan raga ini. Pada akhirnya memang harus ku tanam dalam jiwa bahwa Toulouse sudah saatnya menjadi tanah keduaku. Bahagiakah aku? Yep, Pasti, selama ketiga pria yang kucintai membesarkan dan mengisi hati ini dengan kasih sayang selama itu pula aku bahagia dimanapun alasnya.
Dan inilah Toulouse tempat duniaku berteduh. Tempat yang jauh dari kota besar Paris. Kota yang berada di selatan barat daya Perancis dengan sinar matahari yang melimpah di musim panas. Dan bisa di bilang ini adalah kota cinta keduaku.

 

Tuesday, September 7, 2010

Kaas Stengels


Bahan:


800
0,5
 GrTerigu
Kg mentega Wijsman  ( saya pakai mentega  supermarket yg murmer )
5
Kuning telur (3 untuk adonan, 2 untuk mengoles)
300
Gr keju Edammer, diparut halus  ( kalau saya , kejunya di ganti dgn Emmentel, karena ga nemu  keju Edammer )
0,5
Sendok teh garam
baking sheet untuk alas loyang
Cara membuat:
1.  Kocok 3 kuning telur, mentega, keju, garam, hingga  mengembang
2.  Campurkan terigu ke dalamnya, aduk dan remas-remas dengan tangan hingga tercampur rata ( kalau saya memakai mesin mixer untuk membuat roti )
3.  Gulung adonan setebal jari kelingking dan potong sepanjang 3 cm
4.  Susun di atas loyang  yg sudah di alasi oleh baking sheet 
5.  Bagian atas olesi dengan sisa kuning  telur
6.  Masukkan  ke dalam oven (180C) selama 12 minute atau  hingga kekuning-kuningan.


Resep sumber dari : http://mmamir38.multiply.com/journal/item/270/

Friday, September 3, 2010

Nastar

Every Christmas , pineapple cookies aka nastar are one of  our family favorite cookies for Christmas celebration in Indonesia. Also because we mostly had an open house for Christmas, we used to make lots of these cookies. Even though I live far away, I try as much as I could to keep the tradition going. Even though  my little family here doesn't really like it much but at least I can make them for my friends .

 So, If you are interested to try to make it. try this easy recipe.

Ingredients :
500 g Margarine ( you can replace with Butter)
650 g Tepung terigu
150 g Gula
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
2 kuning telur untuk lapisan atas

Bahan Isi :
1 Nanas, kupas, parut & masak dgn gula hingga air larut. Dinginkan.. sisihkan sejenak hingga di pergunakan sbg isi Nastar.

Cara buat :

Lelehkan mentega, aduk  dgn gula, lalu masukkan tepung terigu yg sudah dicampur dgn baking powder.
Gunakan mixer Pengocok  untuk membuat roti.
Setelah tercampur rata.. diamkan sejenak / tutup dgn kain ..
Silahkan membentuk nastar sesuai dgn keinginan.
Nyalakan Oven 180C, Panggang selama 13 menit atau hingga kecoklatan

There was an error in this gadget